Wednesday, February 20, 2008

Tuk Dwie

jalan ini
jalan yang pernah kulewati
waktu itu
saat matahari mulai malu menampakan wajanya
ketika titik demi titk air mulai jatuh dari langit
dan kau tersenyum malu dibalik tirai penutup jendela kamarmu

jalan ini
jalan yang selalu menemaniku
setiap saat
ketika hati ini merindu sejuknya embun
yang selalu hadir saat kerling manismu menyapa

jalan ini
jalan yang melukaiku
merobek setiap baris kenangan indahku
saat maaf itu harus kuucap kepadamu

maaf wie




from
http://www.devie.or.id/2007/01/19/maaf/

0 comments: